MODUL AJAR INFORMATIKA
Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Bermakna • Berkesadaran • Menggembirakan
Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Bermakna • Berkesadaran • Menggembirakan
I. IDENTIFIKASI
8 Dimensi Profil Kelulusan
☑ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
☑ Kewargaan
☑ Penalaran Kritis
☑ Kreativitas
☑ Kolaborasi
☑ Kemandirian
☑ Kesehatan
☑ Komunikasi
Kesiapan & Karakteristik Murid
Sebagian besar murid memiliki gaya belajar visual dan praktik langsung, antusias terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, dan membutuhkan bimbingan bertahap dalam pemecahan masalah.
Sarana & Prasarana
Laboratorium Komputer, Akses Internet 50 Mbps, Smart TV / Proyektor,Youtube, Browser Chrome
II. DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian / Elemen CP : Berfikir Komputasional
Tujuan Pembelajaran (TP)
Peserta didik mampu:
- menjelaskan apaitu fungsi
- Mengetahui Tentang Konversi sistem bilangan
- Mengidentifikasi Perbedaan Relasi dan relasi non fungsi
- memahami jenis-jenis Algoritma dan tipe-tipe struktur data
Pemahaman Bermakna (Deep Learning)
"★ Nilai Hakiki & Relevansi Kehidupan Nyata:
"Penguasaan materi Berfikir Komputasional bukan sekadar menghafal sintaks atau konsep teknis, melainkan melatih kepekaan bernalar kritis dalam memecahkan problematika riil masyarakat dan memberdayakan potensi sekitar secara bermartabat, beretika, dan berkelanjutan."
Topik / Materi Pokok: Berfikir Komputasional
Pendekatan Pedagogis
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
Metode: Ceramah Interaktif, Demonstrasi, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Studi Kasus, Presentasi"
Lingkungan & Media Digital: Lingkungan Belajar: Ruang Fisik (Kelas/Lab), Laboratorium Komputer Media & Alat: Video Pembelajaran, Internet & Web Sumber, LKPD Digital, AI Tools (Gemini/ChatGPT).
III. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)
• 2 PERTEMUAN
• 2 PERTEMUAN
★ PERTEMUAN KE-1 :
EKSPLORASI KASUS, PEMAHAMAN KONSEP & DESAIN AWAL SOLUSI (Alokasi: 2 x 40 menit)
TAHAP PENDAHULUAN (Sesi 1) , Durasi 15 menit:
- Orientasi & Berkesadaran: Guru membuka sesi dengan salam hangat, berdoa bersama,
presensi, dan latihan hening sejenak (mindful
pause) untuk menghadirkan kesiapan mental penuh.
- Apersepsi Kontekstual: Guru memantik rasa ingin tahu murid dengan menyajikan
kasus riil terkait Berfikir
Komputasional.
- Motivasi Menggembirakan: Guru menyampaikan tujuan spesifik Pertemuan Ke-1 dan
skema aktivitas kolaboratif yang menantang.
★ Fokus Nilai: Berkesadaran (Mindful) & Kebermaknaan Materi
INTI (Problem Based Learning (PBL), Durasi 60 menit:
Fase 1: Orientasi Terhadap Masalah / Pertanyaan Mendasar (Problem Based Learning (PBL))
- Guru memfasilitasi murid mengidentifikasi tantangan utama seputar Berfikir Komputasional melalui studi kasus kontekstual. Murid berdiskusi aktif merumuskan batasan masalah yang akan dipecahkan.
- Pengalaman Belajar 1 (Memahami): Mengonstruksi pemahaman mendalam tentang konsep dasar dan memetakan variabel problematika secara kritis.
Fase 2: Perancangan Cetak Biru (Blueprint) & Linimasa Proyek
- Kelompok menyusun rencana kerja, menyepakati pembagian peran tim, dan menentukan perangkat digital (Video Pembelajaran, Internet & Web Sumber, LKPD Digital) yang akan digunakan.
- Pengalaman Belajar 2 (Merancang): Berkolaborasi menyusun alur kerja dan sketsa rancangan solusi dengan komitmen bersama.
★ Pengalaman Kunci: Memahami (Constructing Meaning) & Merancang
PENUTUP (Sesi 1), Durasi: 15 Menit
- Konsolidasi Pembelajaran: Perwakilan kelompok membagikan intisari kemajuan kerja yang dicapai pada sesi ke-1.
- Refleksi Terbimbing: Murid mencatat hal paling berkesan dan aspek yang masih memerlukan bimbingan tambahan.
- Tindak Lanjut: Menyiapkan data awal, alat, dan bahan untuk tahap eksekusi proyek pada Pertemuan Ke-2.
- Doa & Salam: Mengakhiri pembelajaran dengan rasa syukur dan doa bersama.
---oOo---
PERTEMUAN KE-2 :
EKSEKUSI PROYEK, PEMBUATAN ARTEFAK NYATA & UJI COBA TERARAH (Alokasi: 2 x 40 menit)
TAHAP PENDAHULUAN (Sesi 2), Durasi 15 menit
- Orientasi & Berkesadaran: Guru membuka sesi dengan salam hangat, berdoa bersama, presensi, dan latihan hening sejenak (mindful pause) untuk menghadirkan kesiapan mental penuh.
- Apersepsi Kontekstual: Guru bersama murid mereviu kemajuan hasil kerja dan catatan dari Pertemuan Ke-1, serta menyepakati target capaian sesi hari ini.
- Motivasi Menggembirakan: Guru menyampaikan tujuan spesifik Pertemuan Ke-2 dan skema aktivitas kolaboratif yang menantang.
INTI (Problem Based Learning (PBL)), Durasi 60 menit
Fase 3: Pembuatan Produk / Artefak Nyata (Problem Based Learning (PBL))
- Murid bekerja sama dalam kelompok merealisasikan produk karya digital / proyek nyata berdasarkan cetak biru pertemuan sebelumnya. Mengintegrasikan instrumen dengan standar kualitas industri.
- Pengalaman Belajar 1 (Mengaplikasi): Mentransfer teori menjadi artefak karya nyata yang fungsional dan bernilai guna.
Fase 4: Bimbingan Teknis & Pengujian Fungsionalitas Awal
- Guru melakukan pemantauan proaktif, memberikan bimbingan terarah (scaffolding) pada kelompok yang mengalami hambatan, serta memandu pengujian awal kehandalan karya.
- Pengalaman Belajar 2 (Menguji & Iterasi): Menguji fungsi artefak terhadap tujuan pembelajaran dan melakukan penyempurnaan instan.
★ Pengalaman Kunci: Mengaplikasi (Applying in Real Context) & Kolaborasi Praktis
PENUTUP, (Sesi 2), Durasi 15 menit
- Konsolidasi Pembelajaran: Perwakilan kelompok membagikan intisari kemajuan kerja yang dicapai pada sesi ke-2.
- Refleksi Terbimbing: Murid mencatat hal paling berkesan dan aspek yang masih memerlukan bimbingan tambahan.
- Tindak Lanjut: Pengumpulan laporan akhir / artefak karya lengkap dan pemberian umpan balik penutup.
- Doa & Salam: Mengakhiri pembelajaran dengan rasa syukur dan doa bersama.
Jombang, Oktober 2026
Guru Pengajar, ....................................
Mengetahui
Kepala Sekolah: ...................................
---oOo--





Oktober 10, 2026
tiksmpjbg